Showing posts with label Computer. Show all posts
Showing posts with label Computer. Show all posts

Thursday, October 1, 2009

Intel Perkenalkan Core i7 untuk Laptop

Intel secara resmi memperkenalkan Core i7 untuk komputer jinjing alias laptop. Prosesor dengan nama kode Clarksfield ini disebut sebagai yang tercepat untuk platform mobile.

Intel memperkenalkan anggota keluarga Core i7 terbaru itu dalam Intel Developer Forum (IDF) 2009 yang digelar di San Francisco, 22-24 September 2009. Terdapat tiga varian Core i7 yang diperkenalkan Intel dalam acara itu, Core i7 920XM, Core i7 820QM dan Core i7 720QM.

Shmuel 'Mooly' Eden, Vice President dan General Manager Mobile Platforms Group, Intel Corporation, mengatakan Core i7 pada laptop diperuntukkan bagi mereka yang menginginkan komputer performa tinggi untuk dibawa-bawa.

Fitur andalan Core i7 untuk laptop tersebut adalah Turbo Boost dan Hyper Threading. Turbo Boost memungkinkan kecepatan prosesor meningkat drastis apabila ada core yang sedang tidak digunakan.

Dalam demonstrasinya yang disaksikan detikINET, Intel menunjukkan kecepatan Core i7 920 XM 2.0 GHz yang bisa meningkat hingga 3.0 GHz. Peningkatan kecepatan terjadi dalam proses seperti batch editing foto atau aplikasi lainnya yang hanya menjalankan satu core.

Core i7 untuk perangkat mobile merupakan bagian dari mikroarsitektur Nehalem yang telah lebih dulu menyentuh jajaran desktop dan server.

Dalam IDF Intel juga mendemonstrasikan generasi penerus Core i7 Mobile. Mikroprosesor dengan nama kode Arrandale itu nantinya akan mengadopsi mikroarsitektur Westmere dan proses produksi 32nm.


Sumber : detikcom - Kamis, September 24 - 2009


Selengkapnya.....

Intel Pamerkan Silikon 22nm

Seakan mau membuktikan bahwa 'Hukum Moore' belum basi, CEO Intel membuka Intel Developers Forum (IDF) 2009 dengan memamerkan silikon 22nm. Padahal, produk berbasis 32nm baru akan keluar.

Hal itu dilakukan CEO Intel, Paul S. Otellini, saat membuka Intel Developers Forum 2009, yang digelar di Moscone West, San Francisco, Amerika Serikat, 22-24 September 2009.

"Kami telah memulai produksi mikroprosesor 32nm pertama. Di saat yang sama, kami sudah mulai pengembangan 22nm dan telah membuat chip yang bisa bekerja," ujar Otellini yang disaksikan langsung oleh detikINET.

Silikon yang dipamerkan Otellini memang bukan mikroprosesor. Benda berupa piringan bulat mengkilap berukuran 12" itu merupakan chip SRAM alias Static RAM.

Membuat SRAM merupakan langkah pertama dalam proses manufakturing baru. Selain SRAM, chip tersebut juga mengandung sirkuit logic dan mixed signal.

Silikon 22nm itu, menurut Otellini, adalah bukti bahwa Intel dalam waktu tak terlalu lama akan menelurkan produk berbasis 22nm. Padahal, di saat yang sama, Intel mengumumkan bahwa produk berbasis 32nm akan mulai disebar pada kuartal terakhir 2009.

"Proses berbasis 22nm siap untuk mulai produksi pada paruh kedua 20100, sesuai dengan siklus dua tahunan kami. "Di Intel, Hukum Moore masih hidup dan berjaya," tukas Otellini.

'Hukum Moore' menyebutkan adanya siklus dua tahunan untuk meningkatnya kapasitas transistor. 'Hukum' ini telah menjadi sebuah tantangan bagi Intel untuk terus meningkatkan kemampuan mikroprosesor yang mereka produksi.


Sumber : detikcom - Kamis, September 24 - 2009


Selengkapnya.....

Friday, July 31, 2009

Risiko Menggunakan Katrid Remanufaktur

Kebutuhan perusahaan untuk mencetak di atas kertas, seperti untuk mencetak laporan, bahan presentasi, proposal, ataupun mencetak foto dalam jumlah banyak setiap harinya, membuat perusahaan harus mencari cara agar dapat sehemat mungkin menggunakan tinta (toner) yang ada di printer. Bila tinta printer habis, perusahaan biasanya membeli katrid baru atau yang sekarang sedang marak, menggunakan katrid remanufaktur yaitu mengisi ulang katrid dengan tinta palsu kemudian dipasangkan kembali pada printer.

Iming-iming murahnya harga yang ditawarkan menjadi salah satu alasan mengapa konsumen lebih memilih mengisi ulang katridnya daripada membeli kartrid asli yang baru. Selain itu, katrid yang diisi ulang atau katrid remanufaktur diyakini dapat menghasilkan kualitas cetak yang sama dengan katrid asli.

Tentunya perusahaan akan lebih bisa menghemat biaya dengan beralih menggunakan katrid remanufaktur. Namun, hal itu dibantah oleh Market Development Manager After Market Supplies Business Imaging and Printing Group Hewlett-Packard Indonesia Adrian Lesmono di Jakarta, Rabu (29/7).

Menurutnya, HP telah menemukan fakta-fakta dari hasil survei pihak ketiga yang dilakukan oleh Quality Logic Inc di wilayah Asia Pasifik bahwa katrid remanufaktur ternyata tidak sebaik yang diyakini masyarakat ataupun perusahaan kebanyakan. Berdasarkan tes yang dilakukan pada printer kantor biasa dalam kondisi dan suhu ruangan yang sama dengan menggunakan ukuran kertas yang sama juga diperoleh hasil 1 dari 4 katrid remanufaktur bermasalah dalam mencetak dibanding katrid asli.

Pada hasil cetak katrid remanufaktur juga ditemukan kegagalan seperti kebocoran tinta, degradasi warna, dan tidak dapat mencetak sama sekali. Selain itu jumlah kertas yang dapat dicetak dengan katrid remanufaktur menjadi lebih sedikit 25 persen dibanding katrid asli. Belum lagi dalam jangka panjang katrid remanufaktur dapat mengganggu sistem printer yang dapat menyebabkan printer rusak permanen.

"Tentunya ini juga berpengaruh pada Total Cost of Ownership-nya. Maunya hemat malah tambah biaya lagi untuk perbaikan atau beli printer baru", ujar Adrian. Jika dihitung secara keseluruhan, biaya yang ditanggung akibat risiko tersebut bisa jauh lebih besar daripada jika pelanggan selalu menggunakan tinta asli yang harganya tentu lebih mahal daripada tinta isi ulang.

Selain masalah reliabilitas dan kualitas, katrid remanufaktur juga bermasalah dalam pencemaran lingkungan. Katrid remanufaktur biasanya hanya dapat digunakan 3 kali isi ulang setelah itu katrid rusak dan akhirnya dibuang.

Sementara katrid asli apabila telah habis dapat didaur ulang menjadi bentuk produk yang lain. "Itulah bedanya reuse dan recycle, dimana kita (HP) mengolah sesuatu menjadi produk lain sehingga tidak merugikan", tutupnya.



Sumber : Kompas - Kamis, Juli 30 - 2009




Selengkapnya.....

Thursday, July 23, 2009

Core i7 dan i5 Lynnfield Siap Beredar

Jajaran prosesor Intel berbasis Lynnfield yang akan datang sudah mendapatkan penamaan dari sang produsen. Rencananya, prosesor-prosesor ini akan hadir bertepatan dengan musim masuk sekolah.

Seperti VIVAnews kutip dari HKEPC, jajaran produk ini tediri dari prosesor Core i5 dan Core i7 dan akan tersedia pada 6 September mendatang. Dua prosesor seri S, yakni quad core versi hemat energi (82 watt), akan menyusul hadir di pasar pada kuartal pertama 2010. Berikut ini jajaran prosesor yang segera muncul:

Core i7 870 2,93GHz (Turbo Boost 3,60GHz), HyperThread 95W TDP $562

Core i7 860 2,80GHz (Turbo Boost 3,46GHz), HyperThread 95W TDP $284

Core i5 750 2,66GHz (Turbo Boost 3,20GHz), 95W TDP $196

Core i7 860s 2,53GHz (Turbo Boost ke 3,46GHz), HyperThread 82W TDP $337

Core i5 720s 2,40GHz (Turbo Boost ke 3,20GHz), 82W TDP $259

Prosesor Lynnfield ini akan menggunakan soket LGA 1156 dan memiliki integrated dual channel memory controller DDR3 1333MHz. Jika diperlukan, Anda bisa mengaktifkan fitur Turbo Boost untuk menaikkan kecepatan kerja prosesor yang digunakan secara instan dan aman sesuai yang disarankan produsennya.

Turbo Boost merupakan fitur untuk menaikkan kecepatan (overclock) seluruh prosesor secara bersama-sama atau hanya satu core saja dengan nilai yang lebih tinggi.



Sumber : VIVAnews - Kamis, Juli 23 - 2009



Selengkapnya.....

Nama Kode Evergreen AMD Terungkap

Nama kode produk Evergreen 40nm berbasis DirectX 11 (DX11) dari AMD akhirnya terungkap. Menurut AMD, produk-produknya itu akan secara drastis mengubah industri grafis dan membuatnya unggul dari saingannya, Nvidia.

Apa sih produk-produk tersebut? Di jajaran enthusiast paling atas akan hadir produk yang bernama kode Cypress. Sedangkan untuk yang menjagokan kinerja, nama kode produknya adalah Juniper, dan produk mainstream dinamai (code name) Redwood dan Cedar. Di tingkat bawah, nama kodenya meminjam nama semak-semak yang beracun, Hemlock.

AMD akan meluncurkan produk-produk barunya itu sebentar lagi. Chip-chip 40nm yang sepenuhnya DX11-compliant itu diperkirakan akan hadir akhir September mendatang, sebelum Microsoft memperkenalkan Windows 7.


Sumber : Kompas - Kamis, Juli 23 - 2009


Selengkapnya.....

AMD Umumkan Generasi Terbaru Athlon II

Advanced Micro Devices (AMD) hari ini mengumumkan kehadiran sepasang prosesor Athlon terbaru untuk komputer pribadi (PC). Prosesor ini diproduksi dengan teknologi 45nm dan dibanderol kurang dari US$ 67.

Kehadiran prosesor AMD Athlon II X2 dual core 245 dan 240 itu digadang akan mendorong industri komputer PC berharga terjangkau dan hemat listrik. Bila keduanya dikombinasikan dengan chipset AMD, akan mampu menangani berbagai aplikasi pada lingkungan multitasking tanpa peningkatan suhu dan tak berisik.

Dalam siaran pers hari ini, AMD menyatakan bahwa Athlon II X2 model 245 dan 240 diciptakan untuk komputer mainstream, namun dengan fitur lengkap. Prosesor dual-core itu mampu menangani multitasking seperti render, transfer, dan berbagi konten multimedia secara lebih efisien.

Kombinasinya dengan kartu grafis ATI Radeon HD dan chipset AMD akan menghasilkan visualisasi yang memuaskan.



Sumber : Tempo - Kamis, Juli 23-2009


Selengkapnya.....

Tuesday, May 19, 2009

Telebit Klein2, PC all-in-one

Konsep PC all-in-one sepertinya semakin populer belakangan ini. Kali ini InfoKomputer kedatangan PC All-in-one dari Telebit yang disebut Klein2. Telebit Klein2 ini cuma dibandrol US$ 365 sehingga lebih cocok bagi warnet atau kantor yang membutuhkan PC ringkas dengan harga terjangkau.


Sekadar mengingatkan, PC All-in-One adalah sebuah PC yang menempatkan komponen pendukung di belakang monitor. Dengan begitu, PC menjadi satu kesatuan yang ringkas dan irit tempat — sesuai dengan gaya hidup masa kini yang praktis sekaligus hemat tempat. Desain ini menjadi mungkin juga karena komponen yang digunakan adalah komponen untuk notebook, sehingga lebih “dingin” dan dapat dipasang di belakang monitor.

Namun jika PC All-in-One lain berbasis prosesor Intel Mobile, Klein2 ini agak berbeda karena menggunakan prosesor VIA Mobile C7-M. Pemilihan prosesor ini sepertinya untuk mengejar efisiensi di sisi harga, dengan konsekuensi performa lambat.

Ketika InfoKomputer menguji produk ini, beberapa aplikasi pengujian terpaksa diturunkan standarnya (seperti cuma menggunakan Sysmark 2004 dan bukan Sysmark 2007 seperti biasa) karena PC ini tidak dapat melalui pengujian kelas berat tersebut. Untuk pengujian video encoding pun, Klein2 membutuhkan waktu sampai 1,5 jam, yang berarti selisih lebih dari 1 jam jika dibandingkan nettop HP Compaq CQ2035D.

Namun mengingat PC ini bukan ditujukan untuk aplikasi kelas berat, kami merasa perlu untuk menyajikan pengujian untuk aplikasi sehari-hari. Hasilnya kurang lebih seperti ini: booting ke Windows butuh waktu 32 detik, sementara shutdown sekitar 20 detik. Meski tetap terasa lambat, setidaknya data tersebut menunjukkan Klein2 bisa digunakan untuk aplikasi standar. Kami juga perlu menyebutkan Klein2 sukses melewati burn-in test Sisoft Sandra 2007 selama 12 jam, sehingga stabilitas tidak menjadi masalah di PC ini.

Dari sisi fasilitas, Klien2 tampil standar. Hal yang paling mengecewakan adalah tidak adanya fasilitas Wi-Fi. Perangkat optiknya pun berupa CD-ROM drive. Untungnya tersedia fasilitas port Ethernet, yang dilengkapi port USB 2.0, PS/2 untuk mouse dan keyboard, serta audio in/out. Untuk kemudahan transfer data, disediakan slot kartu memori untuk SD, MMC, dan MS.Layarnya sendiri berukuran 14,1” dengan resolusi 1280x800 pixel.

***

Jika terbiasa dengan PC All-in-One yang eksotik, Anda mungkin memandang sebelah mata terhadap Telebit Klien2 ini. Namun penampilan fisik memang bukan jualan utama PC ini. Daya tarik utamanya adalah konsep All-in-One-nya, sehingga bisa lebih hemat tempat. Selain itu, tidak banyak PC plus monitor yang dijual dengan harga cuma US$ 365. Jadi Telebit Klein2 memang dobel hemat: hemat tempat, hemat biaya.

Sumber: InfoKomputer


PLUS: Harga murah; bentuk ringkas.

MINUS: Performa kurang gegas; tidak dilengkapi WiFi; perangkat optik cuma CD-ROM.


SKOR PENILAIAN
(maksimal 5)
Kinerja: 3
Fasilitas: 4
Kemudahan: 4
Harga: 4,25
SKOR TOTAL: 3,75


Hasil Pengujian
Agak sulit menilai kinerja Telebit Klien2 karena ia tidak mampu melewati pengujian standar kami. Namun untuk sedikit mendapatkan gambaran kinerja Telebit Klien2, kami membandingkan performanya dengan nettop HP Compaq CQ2035D yang berbasis Intel Atom 330. Pada pengujian video encoding, kita bisa melihat perbedaan performa yang sangat signifikan. Namun performanya di audio encoding terlihat sekelas.



Normal

false

false

false

EN-US

X-NONE

X-NONE

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */

table.MsoNormalTable

{mso-style-name:"Table Normal";

mso-style-parent:"";

line-height:115%;

font-size:11.0pt;"Calibri","sans-serif";

mso-fareast-"Times New Roman";

mso-bidi-"Times New Roman";}

table.MsoTableGrid

{mso-style-name:"Table Grid";

border:solid windowtext 1.0pt;

font-size:10.0pt;"Times New Roman","serif";}

Telebit Klien2 HP Compaq CQ2035D Sysmark 2004 61 N/A Encoding video 1 jam 27 menit 57 detik 32 menit 11 detik Encoding audio 13 menit 50 detik 14 menit 7 detik 3DMark 2001 1526 N/A Spesifikasi Telebit Klien2 NetPC PA401

Prosesor: VIA Mobile C7-M 1,86GHz

RAM: DDR2-533MHz, 512MB Chipset: VIA CN700 Kartu Grafis: VIA S3G Unichrome Pro IGP 64MB Kartu suara: Realtek ALC655 Harddisk: Samsung IDE, 60 GB, 5400 rpm Optical drive: CD-ROM 24X

Fasilitas: 4 USB 2.0, slot kartu memori (SD, MMC, MS), Audio I/O

Layar: 14,1”, 1280x800 pixel

Sistem Operasi: Tidak ada Dimensi: 37x31x17,5 cm Bobot: 6kg Garansi: 1 tahun Situs Web: www.nucleom.com Harga kisaran*: US$ 365 *Diperoleh dari www.nucleom.com


Sumber : Kompas - Kamis, Mei 14, 2009



Selengkapnya.....

Thursday, April 30, 2009

Toshiba Targetkan NB200 Tembus 20 Persen Pasar Netbook

Meski telat dibanding para pesiangnya, Toshiba optimistis dapat menembus 20 persen pasar netbook atau mini notebook di Indonesia dengan merilis Toshiba NB200 ke pasar.

"Kami sangat yakin akan hal itu," kata Gunawan Nugroho, Presiden Direktur PT Techking Enterprises Indonesia sebagai distributor Toshiba untuk Indonesia di Jakarta, Rabu (29/4).


Indonesia bahkan disebut-sebut menjadi pasar utama mini notebook Toshiba. Menurut Wong Wai Meng , Senior Product Marketing Manager Toshiba's Computer Systems Devision, Indonesia merupakan pasar terbesar Personal Computer (PC) untuk kawasan Asia.

"Itulah yang menjadi alasan produk ini di-launching di Indonesia sebagai negara kedua setelah Jepang," ungkap Wong.

General Manager Sales and Marketing Toshiba Oki Kurniadi yakin bahwa produk ini bisa menembus pasar mini notebook yang sudah ramai. Selama ini Toshiba berpengalaman memasarkan produk seri Satellite dengan monitor 14 inci dan 15 inci dan Portege dengan 13.3 inci.

"Trennya adalah penjualan produk yang bermonitor lebar semakin menurun, arahnya ke monitor kecil. Untuk itulah NB200 mempunyai layar hanya 10.1 inci, dengan tetap memperhatikan kenyamanan saat menggunakannya," katanya.

Sebagai pemain baru di mini notebook, Toshiba mengandalkan sentuhan seni dan stylish pada tiap sisi NB200. Casingnya dibuat licin dan glossy berkat high gloss fusion finish. Engsel yang digunakan bersepuh khrom. Untuk pengiriman perdana produk ini tersedia dalam warna yang paling modis yaitu Satin Brown. Warna yang akan menyusul adalah Snow White, Indigo Blue dan Silky Pink.

Meski demikian dari sisi teknologi mini notebook ini lain daripada produk sejenis merek lainnya karena dilengkapi dengan 3D-accelerometer monitoring system. Sistem ini dapat secara dinamis mendeteksi benturan, goncangan atau getaran. Ia dapat secara cepat memindahkan kepala HDD dari antara piringan-piringan tempat data bernilai disimpan pada HDD

Harga yang dipatok untuk NB200 yaitu Rp 5.990.000.

Spesifikasi Toshiba NB200:

Sistem operasi: Windows XP operating system
Prosesor: Intel AtomTM N280 processor
memori: 1GB DDR2 RAM, upgradeable to 2GB
hardisk: 160GB HDD
Layar: 10.1 inch diagonal widescreen Clear SuperView backlit LED display
Berat: 1,18 kg
Koneksi: One combo eSATA/USB Sleep-and-Charge port and two USB 2.0 ports
802.11 b/g wireless, 10/100 Ethernet and Bluetooth, RGB port for connecting with external displays, 2-in-1 Media Slot (SD, Mini SD, Micro SD, MMC)
Multimedia: Built-in Webcam, speaker, dan microphone


Sumber : Kompas - Kamis, April 30


Selengkapnya.....

Tuesday, April 28, 2009

Sony VAIO P Series

Tren komputer jinjing saat ini adalah, semakin kecil ukurannya, namun semakin powerful. Kombinasi ketiganya menghasilkan produktivitas, mobilitas, sekaligus gaya.

Sony VAIO P adalah adalah salah satu pilihan untuk Anda. Kombinasi desain premium dan fungsi-fungsi nirkabel menjadikan VAIO P mudah dibawa ke mana-mana, bergaya, dan juga fungsional. Laptop seukuran kantong ini memiliki layar LED resolusi tinggi 1600 x 768, dengan ukuran layar 8 inci dan berat 594 gram. Meskipun mungil, VAIO P dilengkapi fitur PC lengkap seperti sistem operasi Windows® Vista, kamera webcam terpadu, teknologi headphone noise-cancelling, WiFi 802.11b/g/Draft n, dan koneksi Bluetooth® untuk mentransfer data ke perangkat lain tanpa kabel.


Layarnya menggunakan teknologi LCD sehingga dapat menampilkan gambar dengan tingkat detail tinggi. Layar ini juga dilapisi antirefleksi yang dapat mengurangi pantulan cahaya agar tampilan di layar tetap tajam meskipun sedang di luar ruangan. Keyboard yang digunakan untuk menginput teks didesain untuk menghindari kesalahan dalam pengetikan, dengan memperluas area keyboard hingga ke perimeter chassis untuk memaksimalkan daerah pengetikan.

Dengan layar seluas 8 inci, Anda bisa melihat dua halaman situs web secara berdampingan. Program pengaturan window (windows arrangement utility) telah diikutsertakan untuk mengatur semua dokumen atau situs web yang tengah dibuka secara mudah hanya dengan satu tombol. Tombol tersebut akan menempatkan semuanya secara berdampingan dengan rapi pada satu layar. Fitur lain yang ditawarkan adalah Instant Mode yang dapat menyalakan tampilan XMB (Cross Media Bar) khas Sony agar proses boot up dan akses ke music, video, foto, dan web jadi lebih cepat.

Secara desain, perangkat ini sama sekali tidak mengecewakan. Ukurannya hanya sepanjang amplop, dan setipis telepon genggam. Permukaannya sangat datar, bagian bawahnya tidak bersekrup, bentuknya menyerupai kapsul. VAIO P terdiri atas beragam pilihan warna premium mengilat, seperti garnet red, olivine green, obsidian black, dan crystal white. Warna-warna tersebut dicat pada body-nya yang terbuat dari magnesium berlapis, dan dipoles dengan tangan untuk mendapatkan kilapan maksimal pada permukaan atas dan bawah.

Tas laptop dan mouse dengan warna yang senada juga tersedia untuk melengkapi tampilannya. Dengan pelindung itu pun, perangkat yang bisa diperoleh dengan harga di kisaran Rp 13 juta ini masih cukup mungil untuk dimasukkan ke dalam tote bag Anda.


Sumber : Kompas - Selasa, April 28


Selengkapnya.....

Monday, April 27, 2009

Juni Mendatang, AMD Luncurkan Istanbul

Ulang tahun keenam prosesor AMD Opteron baru saja digelar AMD di kampus Sunnyvale. Momen ini sekaligus dimanfaatkan AMD untuk mengumumkan beberapa hal.

Pertama, Juni mendatang AMD akan meluncurkan Opteron enam-inti yang bernama kode Istanbul. Kinerjanya disebutkan sampai 30% lebih baik dibandingkan Opteron empat-inti (quad-core).


Direct Connect Architecture 2.0 – dengan 12 inti, kemampuan memori dan I/O yang mendekati kinerja virtualisasi sesungguhnya, dan jajaran power bands dengan konsumsi listrik yang lebih rendah - juga diluncurkan AMD.

Pada tahun 2010, AMD berencana mengirimkan prosesor AMD Opteron 6000 series untuk server 2P dan 4P yang didesain untuk memenuhi kebutuhan pasar database yang menuntut komputasi dengan performa tinggi dan tervirtualisasi. 6000 series akan diluncurkan dengan menggunakan platform “Maranello” dengan socket G34 socket yang menggunakan prosesor berinti, 8 dan 12, “Magny-Cours”.

Pada tahun yang sama, 2010, juga akan diperkenalkan AMD Opteron 4000 series untuk server 1P dan 2P generasi selanjutnya untuk memenuhi kebutuhan lingkungan cloud computing dan Web yang tervirtualisasi. 4000 series akan diluncurkan dengan socket C32 dan platform “San Marino” yang menggunakan prosesor “Lisbon” yang memiliki 4 dan 6 inti.

Tahun berikutnya, 2011, prosesor “Interlagos” yang memiliki 12- dan 16-core, berbasis inti “Bulldozer” dan diproduksi dengan menggunakan teknologi pemrosesan 32nm akan mulai dikapalkan dan juga akan didukung platform “Maranello”. Prosesor “Valencia” dengan 6 – 8 inti, juga diciptakan dengan menggunakan teknologi proses 32nm pada platform “San Marino”rencananya akan mulai dikapalkan pada 2011.


Sumber : Kompas - Sabtu, April 25


Selengkapnya.....

Wuzz, Prosesor Phenom Bisa Ngebut Sampai 7GHz

Salah satu komunitas tukang oprek komputer dari China berhasil menorehkan sejarah di sebuah situs pencatat rekor overclocking. Komunitas yang menamakan dirinya "LimitTeam_Sigh" ini berhasil menggenjot kecepatan prosesor Phenom II X4 955 BE keluaran AMD dari 3,2GHz menjadi 7GHz.


Tambahan huruf BE yang bermakna Black Edition itu mengindikasikan bahwa prosesor ini memang diperuntukan untuk kalangan overclocker. AMD sendiri mengklaim prosesor Phenom II X4 955 BE dapat dengan mudah dinakikan clock-nya menjadi 3,8 GHz tanpa pendingin khusus.

Cara yang dilakukan para pengoprek asal negeri bambu ini tergolong sangat ekstrim. Mereka membekukan prosesor dalam suhu di bawah 140 derajat celcius dengan bantuan cairan nitrogen.

Alhasil, seperti detikINET kutip dari pcgamehardware, Sabtu (25/4/2009), prosesor yang berhasil dikebut kecepatannya sampai 7GHz tersebut mendapat skor 45,474 oleh 3D Mark 2005.


Sumber : detikcom - Sabtu, April 25


Selengkapnya.....

Wednesday, April 8, 2009

A-Data Tawarkan Harddisk Portabel Cantik

Pasar harddisk portabel kian marak, seiring dengan ramainya produk netbook. Maklum banyak netbook, khususnya versi-versi awal , yang hanya dibekali SSD (solid state disk) sebagai storage. Padahal SSD – karena mahal - biasanya minim kapasitasnya. Maka storage tambahan, dalam bentuk harddisk portabel, pun dibutuhkan.

Menilik potensi pasar harddisk portabel, maka A-Data yang fokus di bidang memori ikut tergiur terjun ke bidang tersebut. Mereka pu membesut CH91, sebuah harddisk eksternal. Desainnya cantik, begitu pun kualitas teksturnya sehingga dianugerahi penghargaan Reddot design 2009.

Harddisk berukuran 2.5” ini punya kapasitas besar, 500GB. Kapasitas ini cocok bagi siapa pun yang membutuhkan storage berkapaitas besar yang mudah dibawa-bawa. Tidak hanya bagi pemilik netbook, tetapi juga notebook. Pemilik komputer pun tak dilarang memilikinya.
Fisiknya kompak dan cantik dengan pulasan semprotan cat bergaya metal. A-Data CH91 tersedia dalam tiga pilihan warna: ini sapphire blue, sweet pink dan purple white.


Sumber : Kompas - Selasa, April 7




Selengkapnya.....

Docking Ber-speaker untuk Harddisk

Brando, produsen asal Hongkong, sejak dulu memang terkenal akan gadget USB yang aneh dan tidak biasa. Yang ini pun tidak terkecuali.

Lihatlah tawaran terbarunya: perangkat yang mengombinasikan SATA HDD dengan stereo speaker, plus USB hub. Bentuknya adalah sebuah docking station. Jadi harddisk SATA itu Anda tancapkan di docking yang ber-speaker dan punya hub USB tersebut.

Lagu-lagu MP3 yang tersimpan di harddisk yang Anda tancapkan di docking pun bisa langsung Anda perdengarkan. Soalnya di docking ini juga sudah terpasang sepasang speaker stereo 3-watt dan pengatur volume. Di dalam docking pun bercokol sebuah kartu suara audio USB. Tentu Anda juga boleh memutar file musik MP3 yang ada di USB flash disk. Tancapkan saja flash disk tersebut ke salah satu dari dua port USB 2.0-nya.

Ingin mendengarkan lagu via headset atau speaker eksternal? Bisa saja. Sebab di docking sudah disediakan jack line-in dan jack mikropon/speaker out.

Unik ya? Docking station Brando ini disebutkan kompatibel dengan harddisk SATA 2,5” dan 3,5” dan mendukung sistem operasi Windows (2000/XP/Vista) dan Mac OS 9.0 (atau versi setelahnya). Fisiknya masih pantas diletakkan di meja kerja Anda (13,4x11,7x5,6 cm). Jika tertarik memiliki perangkat berbobot 285 gram ini, siapkan dana US$ 59.


Sumber : Kompas - Rabu, April 8


Selengkapnya.....

Tuesday, April 7, 2009

A-Data Tawarkan Harddisk Portabel Cantik

Pasar harddisk portabel kian marak, seiring dengan ramainya produk netbook. Maklum banyak netbook, khususnya versi-versi awal , yang hanya dibekali SSD (solid state disk) sebagai storage. Padahal SSD – karena mahal - biasanya minim kapasitasnya. Maka storage tambahan, dalam bentuk harddisk portabel, pun dibutuhkan.


Menilik potensi pasar harddisk portabel, maka A-Data yang fokus di bidang memori ikut tergiur terjun ke bidang tersebut. Mereka pu membesut CH91, sebuah harddisk eksternal. Desainnya cantik, begitu pun kualitas teksturnya sehingga dianugerahi penghargaan Reddot design 2009.

Harddisk berukuran 2.5” ini punya kapasitas besar, 500GB. Kapasitas ini cocok bagi siapa pun yang membutuhkan storage berkapaitas besar yang mudah dibawa-bawa. Tidak hanya bagi pemilik netbook, tetapi juga notebook. Pemilik komputer pun tak dilarang memilikinya.
Fisiknya kompak dan cantik dengan pulasan semprotan cat bergaya metal. A-Data CH91 tersedia dalam tiga pilihan warna: ini sapphire blue, sweet pink dan purple white.


Sumber : Kompas - Selasa, April 7



Selengkapnya.....

Thursday, March 5, 2009

Menyembunyikan icon Network Neighborhood

Icon Network Neigborhood akan nampak pada desktop jika Anda menginstall Windows Networking. Jika Anda tidak suka, Anda bisa menyembunyikan icon tersebut.



Langkahnya adalah sebagai berikut : Klik Start, lalu tekan Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.

Key: H KEYCU RRE NTUS ER\Software\M icrosoft\Wi ndows

\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name: NoNetHood
Data Type: REGDWORD

Data: (0 disabled, 1 enabled/menyembunyikan icon)



Selengkapnya.....

Menyembunyikan drive pada My Computer

Ikutilah langkah berikut ===> Klik Start, lalu tekan Run, ketikkan regedit lalu tekan Enter.
Anda bisa menyembunyikan drive pada My Computer dengan cara masuk ke :
Key : HKEYCURRENTUSER\Software\Microsoft\



Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
Value Name : NoDrives
Data Type : REGDWORD

Data
Pada data bisa Anda isi dengan drive yang ingin Anda sembunyikan.

Adapun nilainya adalah :
A: 1, B: 2, C: 4, D: 8, E: 16, F: 32, G: 64, H: 128, I: 256, J: 512, K: 1024, L: 2048, M: 4096, N: 8192, O: 16384, P: 32768, Q: 65536, R: 131072, S: 262144, T: 524288, U: 1048576, V: 2097152, W: 4194304, X: 8388608, Y: 16777216, Z: 33554432, ALL: 67108863


Back To

Selengkapnya.....

Thursday, February 26, 2009

Mengidentifikasi Device yang Tidak Diketahui pada Sistem PC

Secara umum bila seseorang selesai menginstal Windows pada sebuah PC, akan dilanjutkan dengan menginstal driver-driver yang sesuai dengan driver-driver yang telah dikenali dan menggunakan driver bawaan Windows bisa lebih baik lagi.


Untuk device-device yang tidak dikenali Windows sehingga menggunakan driver apapun, menginstal driver-driver yang sesuai tentunya lebih penting lagi. Tanpa driver-driver tersebut tentunya tidak akan bekerja, Bila driver-driver yang diberikan pada paket penjualan masih tersedia, seseorang bisa segera menginstall driver-driver tersebut. Bila driver-driver tersebut sudah tidak tersedia lagi dan device-device yang tidak dikenali Windows juga tidak diketahui device-device apa itu sebenarnya seseorang harus mengindentifikasi device yang tidak diketahui pada sistem bisa menggunakan software identifikasi tertentu ataupun melihat secara langsung hardware yang bersangkutan, seseorang terlebih dahulu harus mengetahui jenis hardware dari device yang tidak diketahui itu, apakah kartu grafis, kartu suara, modem, TV Tuner, ataupun yang lainnya. Ini kadang bisa dilihat dari istilah yang diberikan Windows pada driver tersebut, misalnya untuk kartu suara Windows bisa memberikan istilah yang mengandung multimedia. Tentunya harus diketahui istilah-istilah yang umum maisng-masing jenis hardware.
Bila melihat secara langsung hardware yang bersangkutan, bisa saja informasi yang tersedia pada hardware tersebut kurang lengkap. Tidak tersedia merk dan tipe dari hardware tersebut misalnya, untuk hardware seperti kartu grafis, suara, modem, TV Tuner, hal ini biasanya bisa diatasi dengan melihat chip utama yang digunakan hardware tersebut. Menggunakan driver yang dikeluarkan oleh pembuat chip utama umumnya sudah membuat hardware tersebut bekerja dengan baik.

Cara melihat hardware secara langsung ini tentunya membutuhkan seseorang untuk membuka PC-nya. Membuka PC ini tidak diperlukan bila menjalankan software identifikasi yang sukses mengindentifikasi device yang tidak diketahui tersebut. Bila software identifikasi ini gagal mengindentifikasi, mau gak mau melihat secara langsung harus dilakukan, tentunya bila jenis hardware tersebut diketahui.

Salah satu software identifikasi yang bisa digunakan adalah Unknown Device Identifier. Menggunakan software ini tidak diperlukan untuk menginstall terlebih dahulu. Jalankan saja file-nya dan tidak beberapa lama kemudian akan muncul jendela berisi informasi dari berbagai device yang ada disistem. Carilah device yang tidak diketahui tersebut dan lihatlah informasi yang diberikan oleh Unknown Device Identifier . Setelah mengetahui device yang sebelumnya tidak diketahui tersebut, carilah driver yang sesuai. Bisa menggunakan driver yang ditujukan khusus untuk hardware tersebut bisa juga menggunakan driver yang ditunjukan untuk chip utama yang digunakan oleh hardware tersebut.


Sumber : Cakrawala Ginting PC Plus 219 Tahun VI-05-11 April 2005


Selengkapnya.....